Kepercayaan dan Penghianatan
Sudah hampir 3 tahun Santi dan Ahmad berpacaran. Mereka berdua berencana
menikah bulan depan, namun teman Ahmad yaitu Fa'i tak mau jika Santi
dan Ahmad menikah. Lalu ia-pun mengarang cerita ke Santi kalau Ahmad
telah menyelingkuhinya
"Hey santi" sahut Fa'i
"Ya?" Santi menghampiri Fa'i
"Santi lo tau gak kemarin gua liat kalo si Ahmad pergi sama cewek" ungkap Fa'i
"Oh.... itu mungkin Mamah (ibu ahmad) kan kita bulan depan akan menikah barangkali Mamah dan Ahmad sedang mempersiapkan kebutuhan untuk pernikahan kami berdua" jawab Santi
"Bukan ini wanita muda cantik apa elo gk curiga?" ucap Fa'i mencoba meyakinkan Santi akan cerita bohongnya ini
"Udah deh kalau menurut gua sih elo mending batalin pernikahan ini dan elo jalan deh sama gua" bujuk Fa'i
Sambil tersenyum Santi menjawab perkataan Fa'i.
"Tidak terima kasih" dia-pun meninggalkan Fa'i
Keesokan harinya Santi menceritakan percakapannya dengan Fa'i kemarin. Setelah mendengar semua cerita itu Ahmad begitu kaget dan kecewa serta berkata
"Astaga! Gua gak nyangka temen gua yang udah gua anggep kayak keluarga sendiri tega memfitnah gua dan mencoba merebut calon istri gua" setelah itu Ahmad memutuskan untuk tak bertemu Fa'i lagi.
Sebulan berlalu setelah kejadian itu tibalah hari bahagia Ahmad dan Santi, mereka berdua menikah dan menjadi keluarga yang bahagia. Sementara itu kini Fa'i tak terdengar kabarnya entah kemana dia pergi tak ada seorangpun yang tau.
"Hey santi" sahut Fa'i
"Ya?" Santi menghampiri Fa'i
"Santi lo tau gak kemarin gua liat kalo si Ahmad pergi sama cewek" ungkap Fa'i
"Oh.... itu mungkin Mamah (ibu ahmad) kan kita bulan depan akan menikah barangkali Mamah dan Ahmad sedang mempersiapkan kebutuhan untuk pernikahan kami berdua" jawab Santi
"Bukan ini wanita muda cantik apa elo gk curiga?" ucap Fa'i mencoba meyakinkan Santi akan cerita bohongnya ini
"Udah deh kalau menurut gua sih elo mending batalin pernikahan ini dan elo jalan deh sama gua" bujuk Fa'i
Sambil tersenyum Santi menjawab perkataan Fa'i.
"Tidak terima kasih" dia-pun meninggalkan Fa'i
Keesokan harinya Santi menceritakan percakapannya dengan Fa'i kemarin. Setelah mendengar semua cerita itu Ahmad begitu kaget dan kecewa serta berkata
"Astaga! Gua gak nyangka temen gua yang udah gua anggep kayak keluarga sendiri tega memfitnah gua dan mencoba merebut calon istri gua" setelah itu Ahmad memutuskan untuk tak bertemu Fa'i lagi.
Sebulan berlalu setelah kejadian itu tibalah hari bahagia Ahmad dan Santi, mereka berdua menikah dan menjadi keluarga yang bahagia. Sementara itu kini Fa'i tak terdengar kabarnya entah kemana dia pergi tak ada seorangpun yang tau.
Cerpen Karangan: Raka Maulana Nurhidayat

Komentar
Posting Komentar