Dua Sahabat
Santo dan Harto adalah dua sahabat mereka berdua berencana untuk liburan ke dunia fantasi pada hari sabtu
"Harto besok,kita jadi kan pergi ke dunia fantasi?" Tanya santo ke karto
"Iya..... tentu jadi" jawab harto dengan keraguan
"Loh kok kamu ragu harto,apa ada masalah?"
"Hmmmm begini santo bukanya aku ragu atau apa cuma aku saat ini tak punya uang, uang yang ku tabung untuk pergi ke dunia fantasi terpakai untuk menggantikan kaca jendela yang pecah milik tetanggaku karena terkena bola yang ku tendang" harto menjelaskan masalahnya ke santo
"Ahh santai aja harto aku yang akan membayar tiket dan lain-lain nya saat kita di sana kitakan sahabat" bujuk santo sambil merangkul pundak harto agar mereka berdua tetap jadi pergi ke dunia fantasi,harto pun mengiyakan nya dengan rasa tak enak hati terhadap santo.
"Harto besok,kita jadi kan pergi ke dunia fantasi?" Tanya santo ke karto
"Iya..... tentu jadi" jawab harto dengan keraguan
"Loh kok kamu ragu harto,apa ada masalah?"
"Hmmmm begini santo bukanya aku ragu atau apa cuma aku saat ini tak punya uang, uang yang ku tabung untuk pergi ke dunia fantasi terpakai untuk menggantikan kaca jendela yang pecah milik tetanggaku karena terkena bola yang ku tendang" harto menjelaskan masalahnya ke santo
"Ahh santai aja harto aku yang akan membayar tiket dan lain-lain nya saat kita di sana kitakan sahabat" bujuk santo sambil merangkul pundak harto agar mereka berdua tetap jadi pergi ke dunia fantasi,harto pun mengiyakan nya dengan rasa tak enak hati terhadap santo.
Keesokan harinya mereka berdua pergi ke dunia fantasi dan bersenang-senang di sana
"Santo terimakasih sudah menteraktirku ke sini,bulan depan aku yang akan menteraktirmu kesini sebagai rasa terimakasih dan balas budi ku untuk mu" ucap harto yang ingin membalas ke baikan santo terhadap nya
"Ah tidak usah harto tak usah seperti itu kita kan sahabat" balas santo
"Ayolah santo!" Bujuk harto
"Hahahahahahaha baiklah jika kamu memaksa bulan depan kamu yang menteraktirku ya!" Jawab santo dengan tawanya
"Ok,baiklah!" Jawab harto dengan senyumnya
Mereka berdua pun pulang dengan senyum lebar di wajah merek.
"Santo terimakasih sudah menteraktirku ke sini,bulan depan aku yang akan menteraktirmu kesini sebagai rasa terimakasih dan balas budi ku untuk mu" ucap harto yang ingin membalas ke baikan santo terhadap nya
"Ah tidak usah harto tak usah seperti itu kita kan sahabat" balas santo
"Ayolah santo!" Bujuk harto
"Hahahahahahaha baiklah jika kamu memaksa bulan depan kamu yang menteraktirku ya!" Jawab santo dengan tawanya
"Ok,baiklah!" Jawab harto dengan senyumnya
Mereka berdua pun pulang dengan senyum lebar di wajah merek.
Cerpen Karangan: Raka Maulana Nurhidayat

Komentar
Posting Komentar