OTAK KRIMINAL "THE JUDGE"
Nama ku Jhon, aku adalah pegawai biasa pada pagi hingga sore hari namun pada malam hari aku berubah menjadi monster. Sampai saat ini aku sudah merenggut 20 nyawa para penjahat jalanan dan para tikus-tikus yang mengaku sebagai penegak hukum dan pelindung rakyat. Aku tau bahwa tindakan ku ini juga merupakan tindakan kejahatan, namun aku melakukannya tidak demi aku seorang melaikan banyak orang. Namun kini aku merupakan buronan negara yang memiliki julukan "THE JUDGE", sebagai buronan negara identitas asliku tak terungkap karena saat aku beraksi aku selalu mengenakan topeng.
Pada 8 Agustus tahun 19** malam aku berjalan pulang seperti biasa aku menunggu di halte bus yang jaraknya dekat dengan kantor ku. Di saat menunggu bus aku melihat ke seberang jalan aku melihat ada seorang wanita sedang di todong oleh penjahat jalanan, aku bergegas berlari menuju sebrang jalan lalu menendang si penodong lalu menyelamatkan wanita itu. Penodong itu pun kabur ke arah gang kecil dan sepi aku pun mengejarnya, setelah di ujung gang yang merupakan jalan butu ia mengeluarkan pisau dan menodongkannya ke arah ku. Aku pun tersenyum dan berkata "sudah lah turunkan pisau mu itu dan serahkan diri mu ke kantor polisi, aku tak sudi membunuh penjahat kelas kacangan seperti mu". Dia tak menghiraukan kata-kata ku dan terus mengarahkan pisau nya kepada ku, perlahan ku dekati dia dan ku lumpuhkan dia, beberapa saat kemudian polisi datang dan menangkap penjahat itu. Aku pun tersenyum dan poklisi itu memberikan ucapan terimakasih kepada ku, lucu rasanya seorang buronan di berikan ucapan terimakasih oleh polisi.
Keesokan paginya 9 Agustus 19** aku berangkat ke kantor pagi-pagi sekali dan di dalam perjalanan ke kantor aku melihat wanita yang ku sukai sedang bersama kekasihnya di mobil yang amat mewah, aku sadar aku tak bisa memiliki nya karena aku bukanlah orang kaya dan lagi aku merupakan seorang burona. Setibanya di kantor semua teman kantor ku mengucapkan kebanggaanya kepadaku yang telah menyelamatkan seorang wanita dan menangkap penjahatnya, dan yang membuat ku kaget adalah setelah mengetahui wanita yang ku selamatkan merupakan putri dari pemilik sekaligus pimpinan perusahaan tempat ku bekerja. Jam makan siang pun tiba aku dan teman kantor ku pergi untuk makan siang dan saat aku keluar ruangan terlihat wanita yang ku selamat kan kemarin malam, dia pun tersenyum dan menyapa ku serta mengajak ku makan siang bersama. Aku pun menerima ajakan makan siang itu, kami berdua pun menikmati makan siang kami dan berbincang dengan asiknya dan kini aku mengetahui nama wanita ini adalah Mona.
Empat tahun berlalu kini aku dan mona menjalin hubungan sebagai sepasaang suami dan istri, dan aku pun sudah tak melakukan pembunuhan lagi. Kini aku hanya ingin menjalani hidup normal bersama wanita yang ku sayang.
SELESAI
Cerpen Karangan : Raka Maulana Nurhidayat

Komentar
Posting Komentar