Di Bunuh Teman


"Tok...... tok....." terdengar ketukan pintu, dari lantai bawah rumah Jonson. Jonsen yang sedang tertidur pun langsung terbangun dan langsubg turun untuk membuka kan pintu.
"Hey, Jonsen cepat buka pintunya ini aku Robert" ternyata yang mengetuk pintunya adalah Robert teman Jonsen
"Iya tunggu sebentar! Ada apa kau malam-malam ketumah ku?", tanya Jonson
" Aku ke sini untuk menumpang tidur di rumah mu malam ini" jawab Robert
"Hahahhahahaha, kalau kau kemari pasti kau sedang ada masalah dengan istri mu ya!", ucapnya sambil menggoda Robert.
"Ya kau tau sendiri hubungan ku dan istri ku sedang tidak harmonis akhir-akhir ini". Jawab Robert dengan wajah murungnya
"Hey! Jangan murung lah kawan ayo kita minum dan ngobrol di dalam dan hapus wajah jelek mu yang murung itu". Hibur Jonsen
Mereka berdua pun masuk ke dalam dan berbincang bincang di ruang tamu
"Kring..... kring....." Bunyi telpon genggam Jonsen yang memberhentikan pembicaraan mereka
"Robert sebentar ya, aku jawab telpon dulu!" Jonsen pun menuju dapur untuk menjawap telpon. Sementara itu Robert diam-diam menuangkan racun ke gelas minum Jonsen
"Sorry nih obrolan asik kita kepotong, ayo kita lanjutkan obrolan kita".
"Ya tidak apa-apa, mari kita lanjutkan obrolan kita. Kau pasti haus ini minum mu". Ujar Rober sambil menyodorkan gelas minum ke Jonsen.
Jonsen dan Robert pun kembali melanjutkan perbincangan mereka. Selang 10 menit Jonsen merasa ada yang aneh tubuhnya tiba-tiba menjadi lemah, penglihatannya terganggu dan nafasnya sesak.
"Akhhh... tolong aku Robert tolong!"
"Tenang saja kawan, sebentar lagi rasa sakit mu akan hilang. Jadi nikmati saja rasa sakit ini". Ucap Robert.
Jonsen pun tewas karena racun yang di tuangkan Robert ke minumannya. Robert sengaja menuangkan racun keminuman Jonsen karena Jonsen adalah penyebab ketidak harmonisan rumah tangganya, yang ternyata Jonsen sering sekali menggoda dan pergi kencan dengan istrinya. Setelah itu Robert pergi meninggalkan jasad Jonsen tergeletak di lantai rumahnya
-------
Satu minggu berlalu, polisi datang ke rumah Jonsen karena laporan warga sekitar yang mencium bau busuk dari rumah Jonsen, dan polisi mengklaim bahwa Jonsen tewas karena bunuh diri menenggak racun dan kasusnya pun di tutup.
Robert pun tak pernah tertangkap karena dia adalah kepala polisi disana, dia memerintahkan orang-orangnya untuk menutup kasus Jonsesn dengan dugaan bunuh diri, tanpa ada penyelidikan lebih lanjut.
Cerpen karangan: Raka Maulana Nurhidayat

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Terlambat

OTAK KRIMINAL "THE JUDGE"

Dua Sahabat