Penjelajah Waktu
"Merdekaaaaa!!!!!" Teriak ku setalah mendengar teks
proklamasi yang dibacakan oleh sang proklamator. Rasanya lega setelah
negri ini merdeka dari para penjajah yang kini telah pergi dari negri
tercinta. Namun perjuangan kami belum selesai selanjutnya kami harus
mempertahankan kemerdekaan ini.
Tiga hari pasca
kemerdakaan, aku pergi ke acara pernikahan kawanku, di perjalanan aku
melihat sebuah terowongan yang belum pernah ku lihat sebelumnya. Aku pun
mememasuki terowongan itu setelah sampai di ujung terowongan betapa
kagetnya aku melihat pemandangan yang belum pernah ku lihat. Banyak
gedung pencakar langit, mobil yang belum pernah ku lihat sebelumnya
serta orang-orang yang berjalan sambil memegang benda yang belum pernah
ku lihat senelumnya.
Kini sudah tujuh minggu ku di sini,
aku tidur dan mandi menumpang di masjid. Serta pergi ke perpustakaan
serta berbincang dengan warga sekitar untuk mempelajari dunia ini,
setelah ku pelajari kini aku berada di tahun 2018. Negri yang ku cintai
dan ku perjuangkan kemerdekaan nya kini sedang tidak dalam keadaan baik,
banyak wakil "rakyat" yang terjerat kasus korupsi alih-alih mensejah
terakan rakyat. Para calon pemimpin yang menggunakan segala cara untuk
meraih kekuasaan tanpa mengiraukan dampak yang akan terjadi kepada
masyarakan negei ini.
Setelah mengetahui apa yang akan
terjadi kepada nergi ini aku hanya bisa duduk tediam, namun aku masih
memegang harapan walau jumlah nya tak banyak masih ada orang jujur dan
adil di dalam pemerintahan negri ini. Walau tantangan mereka adalah
menepis semua tuduhan yang di lontarkan kemereka serta menunjukan
kinerja yang baik dan memuaskan hati rakyat.
Di pekan ke
dua puluh aku kembali melihat terowongan yang sama seperti sebelumnya,
aku pun memasuki terowongan dan kembali ke masa lalu.
~Selesai~

Komentar
Posting Komentar